MENGUMPULKAN MASSA

Selepas kajian, tiba-tiba seorang ibu bertanya; “ustadz, apa benar ustadz sedang gencar mengumpulkan massa. Emang ustadz mau mendirikan partai? “

Kontan saja saya terkaget-kaget dibuatnya sehingga sejurus berlalu saya terdiam seribu bahasa. Ah, ada-ada saja kabar seputar diriku belakangan ini beredar tidak karuan.

Tapi saya bersyukur dengan kondisi seperti ini. Beginilah nasib ustadz selebritis, sering menjadi bahan perbincangan terutama dikalangan emak-emak. 😀

Lalu dengan santai saya menjawab pertanyaan tersebut. “Betul bu, saya memang sedang gencar mengumpulkan massa dan mengajak orang sebanyak mungkin tapi bukan untuk mendirikan partai”.

“Saya mengajak mereka untuk menyusun bata demi bata bangunan istana mereka di syurga dengan istiqomah di majlis ilmu dan kajian keislaman yang diadakan oleh Mahad Alfatih”.

“Saya memang sedang mengumpulkan massa untuk merintis pesantren yang murah namun berkualitas, syukur-syukur bisa gratis agar anak-anak yang tak mampu dan lemah bisa menjadi ulama-ulama besar kelak di kemudian hari”.

“Saya memang sedang giat mengumpulkan massa untuk berbagi warisan Nabi saw berupa ilmu syar’i melalui tenaga-tenaga pendidik yang rata-rata bergelar Lc, hafidz dan sarjana agama”.

Dari dulu saya tak ada minat terjun ke politik, meski suka komen masalah politik. Selain tak ada passion kesana, saya juga menganggap bahwa dunia yang saya geluti saat ini yaitu mengajarkan ilmu-ilmu syari’ah jauh lebih tinggi posisinya daripada para politisi.

Kalau ada jasa dari para politisi zaman sekarang, paling banter menyelamatkan urusan dunia, tidak demikian dengan para guru agama. Andil dan peran mereka sangatlah besar karena ilmu agama yang diajarkan kepada masyarakat akan menyelamatkan mereka di akhirat.

Lalu buat apa saya ikut partai apalagi mendirikan partai. Biar Grace Natalie dan Prabowo sajalah yang gagal menjadi politisi. Saya tidak mau mengikuti jejak mereka. 😅

Selain itu, sejak awal saya tegaskan bahwa ma’had Alfatih ini adalah lembaga independen dan non partisan yang tidak berafiliasi ke ormas atau partai politik tertentu.

Hadanallahu wa iyyakum…

Suhari Abu Fatih
Pelayan Ma’had Alfatih

Tinggalkan Komentar