Maafkan jika aku salah

“Maafkan jika aku salah”, kalimat yang telah lama tak terdengar di medan juang. Ucapan yang menandakan ketulusan. Kata-kata penuh makna yang menginspirasi untuk selalu rendah hati dalam setiap derap langkah mengabdi.

“Maafkan jika aku salah”, para pejuang dengan keikhlasan jiwa saling percaya bahwa saudara kita yang sesungguhnya akan selalu berlapang dada menerima uluran karya meski tak terjamin sempurna.

“Maafkan jika aku salah”, bila demikian yang dipinta mari bersabar untuk duduk bersama, berdiri bersama, berayun langkah bersama sambil mengurai mimpi-mimpi kita sebelum tiba di ujung senja.

“Maafkan jika aku salah”, keringat telah bercucuran menggenangi pelataran kita. Entah tetes yang keberapa tetiba gedung telah menuju lantai tiga, tempat untaian air mata memeluk cita-cita di sela doa-doa.

“Maafkan jika aku salah”, memandang langit begitu bahagia. Silih berganti awan menari-nari memanjakan mata, kabut meraba hingga hujan berderai melewati halilintar yang bersahutan tanpa terduga. Langit biru tetap nampak tinggi tanpa runtuh merana.

“Maafkan jika aku salah”, di medan juang kan mungkin ada pohon tempat menepi kepompong berkarya dalam sunyi, bersedekap dalam sepi, bertahan dalam himpitan, tersembunyi dari puja puji atau caci maki.

Bertahanlah dalam kata “maafkan jika aku salah”.

Keajaiban akan tiba; kupu-kupu mengepakkan sayap lembutnya, terbang menabur karya, mengecup kuntum bunga yang penuh warna. Menyatu dalam derai senyum bahagia.

Sengaja kata-kata dibuat bersayapkan makna-makna. Rindu pada kehadiran selaksa senyum dekat gazebo sederhana, tempat tertambatnya janji menuntaskan penulisan buku yang tertunda.


Salurkan sedekah jariah anda ke :
Bank Syariah Indonesia
No Rekening :
4953761490
a/n. Yayasan Al-Fatih Klaten

Atau klik link donasi : https://alfatihklaten.com/donasi

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.