KEMANA KEKUATAN ITU WAHAI UMAT ISLAM?

أين تلك القوة يا أمة الإسلام ؟

KEMANA KEKUATAN ITU WAHAI UMAT ISLAM?

Tahun 480 SM sekitar 300 prajurit Yunani menghadapi hampir 50 ribu pasukan Persia yang datang untuk menginvasi Negara mereka. Meski akhirnya tiga ratus tentara tersebut berikut panglimanya tewas, namun Bangsa Yunani selalu mengenang dan membanggakan mereka. Demikian tutur Jihad Turbani dalam seratus tokoh islam yang merubah wajah dunia.

Seribu tahun kemudian 314 orang mampu mengalahkan 1000 pasukan. Meski empat belas dari mereka gugur sebagai syuhada’, namun mereka berhasil menaklukan seribu pasukan tersebut. Peristiwa ini terjadi tepat 17 Ramadhan tahun kedua Hijriyah. 314 pasukan tersebut dipimpin Muhammad bin Abdullah, sedangkan seribu pasukan seterunya dipimpin pamannya sendiri, Abu Jahal.

Apa yang membedakan pasukan Muhammad dan pasukan Yunani ini? Mengapa pasukan kecil yang dipimpin Muhammad ini mampu mengalahkan pasukan yang jauh lebih besar, namun tidak demikian dengan pasukan Yunani?

Bahkan nanti, sepanjang sejarah pasukan kecil dari negeri yang kecil bernama Madinah ini hampir tak pernah dikalahkan.
Dari 314 inilah kelak lahir Daulah Islamiyah pertama kali di muka bumi ini. dari 314 inilah kelak lahir sebuah imperium yang keadilannya menaungi alam semesta selama lebih satu millennium.

Yang menjadi rahasia pasukan ini adalah adanya campur tangan langit. Ada keterlibatan Allah beserta bala tentaranya. Inilah yang tidak dimiliki oleh pasukan Yunani tersebut. Karena motivasi Muhammad dan pasukan ketika berperang bukan demi sepetak tanah, bukan karena alasan nasionalisme atau kebanggaan gelar kepahlawanan.
Namun lillah wa fii sabilillah, untuk Allah dan di jalan Allah. Sehingga kita dengar testimony salah seorang prajuritnya; sungguh ketika hampir saja pedangku menebas leher musuh, tiba-tiba saja kepalanya sudah terpisah dari badannya. Yang lain bertutur tak kalah heroiknya; demi Allah saat hampir saja sebilah pedang musuh menyentuh leher saya, aku melihat jari jemarinya putus hingga pedang terjatuh ke tanah. Renungkanlah firman Allah swt dalam QS: ALI IMRAN; 124-125 atau QS: AL ANFAL: 9-12 jika Anda berkenan.

Namun lihatlah diri kita saat ini, wahai umat Islam!
Jumlah kita hampir 1,7 Milyar. Namun kita menjadi santapan musuh-musuh kita. Dibasmi disana dan dibantai disini.
Di Palestina, Iraq, Afghanistan, Libia, Uighur, Yaman, Suriah dan juga Rohingya.

Kemana kekuatan yang dulu pernah menggoncangkan dunia itu wahai umat Islam?

Dimana keadilan dan cahaya ilmu pengetahuan yang dulu pernah menyinari kehidupaan itu wahai Umat Muhammad?

Ada apa dengan diri kita sekarang?

Jawaban apa yang nanti akan kita berikan kepada Nabi saw jika kelak kalian berjumpa dengan beliau?

Penyakit apa yang telah menggerogoti pikiran dan jiwa kita?

 

Bersambung….

Suhari ABu Fatih Lc

Pelayan Ma’had AL Fatih

Tinggalkan Komentar